Total Tayangan Halaman

Jumat, 08 Juni 2012

Masa Lansia

Masa Lansia

Umur Masa lansia menurut Erik Erikson adalah 65 tahun ke  atas, yaitu :
               

-Penalaran moral pada usia lansia adalah keuntungan tempat lebih awal dan mengerti dan setuju arti dari kehidupan sebenarnya (integrity). Rasa Keputusasaan (despair) atau ragu yang berlebihan dapat menjadi atau kurang mampu menemukan arti didalam kehidupan.
-Kognitif atau pemikiran pada usia lansia mengacu teori sekarang akan perkembangan dewasa tertuang pada dia yang menjawab menyeluruh untuk semua orang lahir di setiap waktu. Banyak menyatakan untuk dipelajari tentang istirahat dan kinerja seseorang.
-Sosial pada masa lansia cenderung kurangnya berinteraksi dengan orang lain dikarenakan kondisi fisik yang kurang sehat. Beberapa orang dari perkembangan dewasa telah dipersiapkan oleh saran yang dijalankan sehari-hari daripada bagian-bagian perkembangan dewasa wanita dan pria.



Masa lansia Menurut  Jean Piaget, yaitu:
-Kognitif, perkembangan fikir dan pengenalan membuat setiap orang membuat (mengatur) dunianya dengan caranya sendiri. Kognisi mengandung proses berpikir dan proses mengamati yang menghasilkan, memperoleh, menyimpan dan memproduksi pengetahuan.
-Sosial, Piaget memilih pendapat yang interaksionistis yang meletakkan titik berat yang sama pada faktor lingkungan. Menurut Piaget maka pertumbuhan mental mengandung dua macam proses: perkembangan dan belajar. Perkembangan adalah perubahan struktural dan belajar adalah perubahan isi.
-Penalaran moral, Piaget masih memperhatikan bahwa tiap manusia pada umumnya hanya akan mengkhususkan dirinya pada satu bidang pekerjaan tertentu. Titk tolaknya yang prinsip adalah bahwa semua orang pada suatu saat tertentu dalam perkembangan usia lansia.


Masa lansia menurut Kohlberg, yaitu :
Kognitif, penalaran moral, dan sosial terangkum dalam tahap berprinsip. Kolhberg memperhatikan, bahwa ada beberapa orang dewasa yang mencapai suatu tingkat moralitas diatas tahap konvensional. Ia menyebut tingkat ini tahap post-conventional atau tahap berprinsip. Orang-orang pada tahap moralitas yang ketiga ini mampu memahami prinsip-prinsip yang ada dibalik peraturan dan hukum. Disamping menyadari bahwa ada beberapa perbuatan yang imoral, meskipun tidak dihukum, mereka ini sadar juga bahwa ada perbuatan imoral meskipun tidak melanggar peraturan apapun.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar